Business Matching HIMKI Sleman Raya dan Disperindag Sleman Dorong IKM Mebel dan Craft Masuk Pasar Ekspor

Pada tanggal 27 Februari 2025, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (DPD HIMKI) Sleman Raya bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Business Matching yang mempertemukan para pelaku industri mebel dan kerajinan di Sleman.

Kegiatan ini menghadirkan 15 anggota eksportir yang tergabung dalam DPD HIMKI Sleman Raya dengan 25 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Mebel dan Craft binaan Disperindag Kabupaten Sleman yang dinilai memiliki potensi dan tengah dipersiapkan untuk mampu melakukan ekspor secara mandiri.

Pembukaan Acara

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Ibu Dra. RR Mae Rusmi Suryaningsih, M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pengembangan IKM mebel dan kerajinan agar tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

Setelah sesi pembukaan dari pihak pemerintah daerah, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPD HIMKI Sleman Raya, Bapak Yehezkiel Supriyanto. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara asosiasi, pemerintah, dan pelaku usaha untuk membuka akses yang lebih luas ke rantai pasok dan pasar ekspor.

Tujuan Business Matching

Kegiatan Business Matching ini dirancang sebagai jembatan strategis antara eksportir yang sudah berpengalaman dengan IKM yang sedang berkembang. Secara garis besar, tujuan kegiatan ini antara lain:

  • Membuka peluang kerja sama bisnis antara eksportir dan IKM mebel dan craft di Sleman

  • Memberikan pemahaman lebih dalam kepada IKM tentang standar kualitas, desain, dan kapasitas produksi untuk pasar ekspor

  • Mendorong terbentuknya rantai pasok yang kuat dan berkelanjutan di sektor mebel dan kerajinan

  • Menjadi wadah konsultasi langsung terkait kebutuhan pasar global, tren desain, serta persyaratan teknis ekspor

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan IKM binaan Disperindag Sleman dapat naik kelas, dari yang semula fokus pada pasar domestik menjadi produsen yang siap memasuki jaringan ekspor melalui kerja sama dengan anggota HIMKI yang sudah berpengalaman.

Sinergi Eksportir dan IKM Mebel serta Craft

Sebanyak 15 anggota eksportir DPD HIMKI Sleman Raya hadir sebagai mitra potensial yang siap menjajaki kerja sama dalam berbagai bentuk, antara lain:

  • Subkontrak produksi

  • Kolaborasi desain dan pengembangan produk

  • Kurasi dan peningkatan kualitas produk agar sesuai standar buyer internasional

  • Dukungan dalam hal pengemasan, dokumentasi, dan kepatuhan regulasi ekspor

Sementara itu, 25 IKM mebel dan craft binaan Disperindag Sleman dipilih karena dinilai memiliki kapasitas produksi, kreativitas desain, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas usahanya. Mereka didorong untuk aktif berdialog, mempresentasikan produk, serta menangkap masukan dari para eksportir.

Langkah Nyata Penguatan Ekosistem Ekspor di Sleman

Business Matching ini menjadi salah satu contoh nyata penguatan ekosistem industri mebel dan kerajinan di Sleman melalui kolaborasi tiga pihak: pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan:

  • Terbuka lebih banyak peluang pesanan dari buyer internasional yang dapat dikerjakan bersama antara eksportir dan IKM

  • Muncul model kemitraan yang saling menguatkan, bukan hanya hubungan dagang jangka pendek

  • IKM semakin memahami pentingnya konsistensi kualitas, ketepatan waktu, dan inovasi produk untuk bisa bersaing di pasar global

Kegiatan pada tanggal 27 Februari 2025 ini menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan panjang menjadikan Sleman sebagai salah satu basis industri mebel dan kerajinan yang berorientasi ekspor, dengan HIMKI DPD Sleman Raya dan Disperindag Sleman sebagai motor penggerak utamanya.

Facebook
Pinterest
Twitter
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Article